Skuad Persebaya Akan Coba Lebih Seleksi Dalam Bursa Transfer | Agen Judi Bola Taruhan Online SBOBET Citibet88

Skuad Persebaya Akan Coba Lebih Seleksi Dalam Bursa Transfer

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someone

Skuad Persebaya Akan Coba Lebih Seleksi Dalam Bursa Transfer : Persebaya masih meragukan status Alladoum sebagai kapten timnas Chad U-23 dan berposisikan gelandang. Manajemen Persebaya Surabaya mengaku akan lebih hati-hati dalam memutuskan mengontrak pemain asing agar tidak terperosok ke dalam lubang yang sama untuk ketiga kalinya. Persebaya memang agak longgar sebelumnya dalam merekrut pemain asing. Mereka pun akhirnya terpaksa memutus kontrak Patrice Nzekou dan Daniel Monchare yang bergabung tanpa mengikuti seleksi. Hanya satu pemain yang tanpa seleksi bertahan di Bajul Ijo, yakni Emmanuel Pacho Kenmogne.

Persebaya

Pengalaman ini dijadikan patokan manajemen klub sebelum menentukan pilihan terhadap pemain asing baru. Direktur olahraga Persebaya Dhimam Abror Djuraid mengatakan, pihaknya berjanji akan lebih berhati-hati sebelum mengambil pemain asing. Kami akan lihat dari hasil tes, dan seleksinya. Pengalaman pemain asing sebelumnya banyak memberikan pelajaran bagi kami, tutur Abror. Saat ini Persebaya tengah kedatangan Alladoum Armand. Pemain asal Chad ini harus menjalani seleksi jika ingin bergabung dengan tim. Meski Alladoum sempat mengaku, dan mencantumkan dirinya sebagai kapten timnas U-23 Chad dalam curriculum vitae-nya, manajemen Persebaya tak percaya begitu saja.Sekarang harus lewat seleksi, agar kami di manajemen, dan tim pelatih bisa tahu kemampuan, dan kualitas yang dimiliki. Jangan sampai kami kembali membeli kucing dalam karung, terang Abror.

Alladoum sendiri sudah ikut ambil bagian dalam dua kali latihan Persebaya, termasuk ketika menjalani game bersama tim Persebaya U-21 di lapangan Brigif 1 Marinir Gedangan, Sidoarjo, Sabtu tanggal 3 januari laluKalau saya lihat sekilas, sepertinya dia Alladoum penyerang, bukan gelandang, terlihat dari gaya mainnya. Tapi, coba nanti hari Selasa dan Rabu ini kita lihat lagi, tidak fair kalau kita putuskan sekarang, ungkap asisten pelatih Persebaya Tony Ho. Apa yang dikatakan Tony cukup beralasan. Sebab, ketika ditelusuri di halaman resmi Confederation of African Football (CAF), Alladoum tercatat sebagai striker. Dia berusia 22 tahun, kelahiran 2 Februari 1993. Bermain di klub Renaissance FC, yang berkiprah di kompetisi lokal Chad Premier League. Di klub ini, ia juga bukan menempati posisi sebagai gelandang, melainkan sebagai bomber. Dari data yang dilansir CAF, juga tidak ada catatan Alladoum pernah membela timnas Chad dalam pertandingan yang masuk dalam kalender resmi FIFA. Memang ia pernah tampil dua kali bersama timnas Chad, tapi laga tersebut non-kalender FIFA.

Meski demikian, Tony belum bisa memberi penilaian secara mendalam terkait penampilan Alladoum. Lantaran ketika game internal menghadapi Persebaya U-21, lapangan Brigif 1 Marinir Sidoarjo sedang tidak bagus, dan tergenang air.

Salam Sport : Citibetlink